Feature - Kesaksian dari Nigeria
Kesaksian dari Nigeria
Pdt. Dr. Budi Hidajat
Â
Pastor Budi Hidajat baru saja kembali dari perjalanannya ke Nigeria di akhir Bulan Misi lalu. Dan kami memiliki kesempatan untuk mewawancarai beliau untuk mengetahui tujuan dari perjalanan spesial ini dan beberapa kesaksian yang beliau bawa dari Afrika.
Â

Di awal Maret tahun ini, Pastor Jimmy Oentoro mengundang Pastor Adeboye, General Overseer dari Redeemed Christian Church of God (RCCG) di Nigeria, ke Indonesia sebagai tamu kehormatan dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-50. Pastor Idowu, atau dikenal juga sebagai Pastor ID – Gembala Senior dari Gereja City of David dibawah RCCG, turut hadir. Kemudian pada bulan Meinya, kami menerima undangan spesial dari Pastor ID untuk menghadiri perayaan ulang tahunnya yang istimewa di Nigeria. Ini merupakan perayaan ulang tahunnya yang ke-50 juga.
Gereja City of David yang digembalaan oleh Pastor ID adalah sebuah gereja di bawah naungan rohani RCCG. Ini memang sebuah gereja yang sangat berpengaruh di negaranya, dimana seluruh pastor mereka merupakan para pebisnis dan pejabat negara yang sangat penting dan berpengaruh di Nigeria. Mereka telah melakukan banyak hal dahsyat untuk kota mereka. Sementara itu, Pastor ID sendiri adalah seorang pengacara yang sangat terkenal di Nigeria.
Pada hari perayaan ulang tahun, 14 Mei 2010, Pastor Budi diantar oleh escort beliau ke acara ibadah yang dimulai pukul 10 pagi dan berakhir pukul 1 siang. Ibadah ini diikuti dengan makan siang, dan setelah istirahat sore, sebuah pesta formal untuk merayakan ulang tahun diadakan pada malam harinya. Hari Minggunya, diadakan perayaan syukuran ulang tahun Pastor ID, dimulai pada pukul 8 pagi sampai pukul 1 siang. “Ini merupakan sebuah “celebration of loveâ€, dikatakan Pastor Budi, “Dengan 4.000 anggota jemaat, saya sangat dapat merasakan serta menyaksikan betapa para gembala mengasihi jemaatnya dan juga sebaliknya. Penghargaan yang diberikan jemaat gereja kepada Pastor ID dan hormat yang mereka tunjukkan menjelaskan semuanya itu.â€

“Juga, saya melihat bahwa orang Kristen Nigeria adalah orang-orang sangat bahagia! Mereka benar-benar menikmati kehadiran Allah dalam setiap ibadah. Ibadah mereka sangat bergairah, dimana jemaat dan para gembala benar-benar menari ketika memuji Tuhan!â€
Di sela-sela kunjungan Pastor Budi ke perayaan ulang tahun Pastor ID dan gerejanya, beliau menyempatkan untuk melakukan kunjungan pertama kalinya ke IFGF GISI Lagos. Pada Sabtu pagi, Pastor Budi mengumpulkan pendeta-pendeta di daerah Lagos, dan ia membagikan 5 Agenda IFGF GISI 2009-2013 kepada mereka. Mereka sangat senang dapat bersama-sama dengan Presiden IFGF GISI hari itu, yang telah mendorong mereka untuk melakukan hal-hal yang lebih besar lagi bagi Tuhan di Nigeria
Kemudian setelah perayaan syukuran ulang tahun Pastor ID, Pastor Budi terbang ke Warri, kota lain di Nigeria sekitar 45 menit perjalanan dengan penerbangan. Di sini, di kota ini berdiri sebuah gereja IFGF GISI. Pendeta di daerah Warri berkumpul Senin berikutnya, di mana sekali lagi Pastor Budi berbagi visi, misi, dan 5 Agenda IFGF GISI. Semua sangat termotivasi, terutama ketika Pastor Budi berbagi kesaksian dari gereja kita sendiri, yang berasal dari Indonesia - sebuah negara berkembang seperti Afrika. Kita juga tidak memiliki banyak uang, tetapi kita percaya bahwa ketika kita melakukan pekerjaan Tuhan, Dia yang akan menyediakan segala kebutuhan kita. Dan inilah mengapa kita sekarang berdiri dan memiliki gereja di 36 negara tanpa sponsor dari negara-negara lain. Pastor Budi memotivasi mereka untuk memegang visi korporat IFGF GISI sehingga urapan korporat akan turun atas mereka.
Â

Kota Lagos, di mana gereja City of David terletak, berada di Nigeria Selatan dengan yang mayoritas penduduknya adalah orang Kristen. Nigeria Utara, di sisi lain, berpenduduk mayoritas non-Kristen. Ada banyak konflik terjadi di perbatasan antara kedua sisi Nigeria ini, salah satu yang terbaru terjadi di Jos, dimana rumah-rumah dan gereja-gereja dibakar. "Satu hal yang saya amati di sini adalah, bahwa walaupun Nigeria Selatan merupakan bagian Negara yang berpenduduk Kristen, sebagian besar orang Kristen yang ada belum mengubah seluruh bangsa Nigeria. Tingkat kejahatan masih tinggi dan korupsi masih tersebar luas. "
Â
Namun, melihat pengaruh yang City of David dan RCCG miliki atas kota dan bangsa mereka, IFGF GISI memiliki kerinduan untuk bermitra dengan mereka dalam pelayanan untuk memperluas pengaruh ilahi di Nigeria dan di seluruh dunia. RCCG adalah gereja terbesar di Afrika dengan jumlah jemaat 7 juta, dan Pendeta Odeboye - Gembala Senior mereka - pernah dipilih sebagai orang ke-49 paling berpengaruh di dunia oleh Newsweek
Â
"Anda mungkin belum pernah mendengar tentang E.A. Adeboye, tapi pendeta dari RCCG ini adalah salah satu pengkhotbah paling sukses di dunia. Dia membanggakan bahwa gerejanya memiliki cabang di 110 negara. Ia memiliki 14.000 cabang-beranggotakan 5.000.000 orang-di negara asalnya sendiri di Nigeria. Ada 360 gereja RCCG di Inggris, dan jumah di kisaran yang sama pula di kota-kota Amerika seperti Chicago, Dallas, dan Tallahassee, Florida. Adeboye mengatakan dia telah mengirim misionaris ke Cina dan negara-negara Islam seperti Pakistan dan Malaysia. Aspirasinya sangat luar biasa. Dia ingin menyelamatkan jiwa, dan dia ingin melakukannya dengan metode yang Starbucks gunakan untuk membangun kedai kopi: di mana-mana. "Di negara berkembang kita berkata bahwa kita ingin memiliki gereja dalam setiap lima menit perjalanan kaki," katanya kepada NEWSWEEK. "Di negara maju, kita katakan lima menit naik mobil." Cita-cita ini mungkin tampak sedikit terlalu besar, tapi Adeboye adalah seorang pengkhotbah Pantekosta: ia percaya mujizat. Dan Pentakostalisme adalah gerakan Kristen terbesar yang bertumbuh sangat cepat sejak Reformasi.. "(The Newsweek, 20 Desember 2008).
Â
Masih ada banyak hal yang gereja-gereja di IFGF GISI dan RCCG dapat lakukan bersama-sama untuk mengubah bangsa, baik melalui bisnis, agama, atau politik. "Saya bisa merasakan bahwa Allah sedang melakukan sesuatu yang besar antara gereja kami dan gereja mereka, dan bahkan antara bangsa Indonesia dan bangsa mereka. Dan saya percaya itu bukan secara kebetulan saya punya kesempatan untuk pergi ke Nigeria, untuk menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Pendeta ID dan kemudian untuk mengunjungi IFGF GISI Lagos dan Warri," kata Pastor Budi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
