Get Adobe Flash player

Encouragement Goes Straight to the Heart

Bread

Kata "encourage" berasal dari kombinasi awalan "en" yang berarti "untuk dimasukkan ke dalam" dan kata Latin "cor" yang berarti hati. Mengetahui bahwa dorongan motivasi dapat membuat perbedaan besar dalam hidup Anda, apa yang dapat Anda lakukan untuk memberi semangat pada orang lain sebagai suatu tindakan kasih Kristen?

1. Pelajari "bahasa kasih" teman-teman Anda – yaitu cara spesial di mana mereka merasa paling dihargai. Dalam bukunya, The Five Languages of Love, Gary Chapman menjelaskan bahwa tidak semua orang terpenuhi kebutuhan emosionalnya dengan cara yang sama dan bahwa penting untuk belajar "bahasa kasih” masing-masing orang. Lima bahasa cinta yang ada adalah: kata-kata afirmasi, menghabiskan waktu yang berkualitas, menerima hadiah, tindakan pelayanan dan sentuhan fisik.

2. Ketika seseorang sedang berkecil hati atau tersakiti, berikanlah pertolongan yang spesifik namun praktis. Jika Anda bertanya, "Bagaimana saya dapat membantu Anda?" orang mungkin bingung untuk menjawab. Lebih baik untuk bertanya, "Apakah akan membantu jika saya melakukan ... (tindakan khusus) atau mengatakan," Saya ingin ... (tindakan khusus).

3. Ingatkanlah sesama Kristen akan janji-janji Allah yang spesifik dan karakter Allah. Kita mungkin tahu dalam pikiran kita, namun kita perlu selalu mengingatnya dalam hati. Rasul Petrus menulis,
"Aku senantiasa bermaksud mengingatkan kamu akan semuanya itu, sekalipun kamu telah mengetahuinya dan telah teguh dalam kebenaran yang telah kamu terima." (2 Petrus 1:12).

4. Tuliskanlah sebuah catatan untuk seseorang untuk memberitahu mereka bahwa Anda sedang berdoa untuk mereka. Katakan kepada mereka apa yang Anda doakan. Anda dapat berdoa sesuai dengan Alkitab secara spesifik untuk orang-orang, seperti dalam Roma 15:13,
"[Saya berdoa] harapan Tuhan[akan] mengisi anda dengan segala sukacita dan damai sejahtera seperti anda percaya kepadaNya, sehingga anda akan terpenuhi dengan harapan oleh kuasa Roh Kudus."

5. Buatlah perayaan sebagai bagian rutin dari hubungan Anda dengan sesama. Rayakanlah kemenangan orang lain, besar maupun kecil, dengan catatan, dengan minum kopi bersama, dengan hidangan yang istimewa, telepon ucapan selamat atau high five!

6. Doronglah teman-teman Kristen dengan mengingatkan akan kedatangan Kristus. Ini dapat mengarahkan pikiran kita kepada sebuah perspektif yang kekal dan akhirnya pembebasan dari dosa dan kematian.
“Kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.” (1 Tesalonika 4:17b-18).
7.Jika Anda bagian dari sebuah gereja, kelompok Bible Study atau sebuah persekutuan, berkomitmenlah untuk hadir. Kehadiran Anda memberi tahu orang lain bahwa mereka adalah bagian dari suatu komunitas iman dan bahwa mereka tidak sendiri. Itu sebabnya penulis Ibrani berkata, "janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat." (Ibrani 10:25).

8. Gunakan dorongan sebagai alat untuk menjangkau. Jika ada seseorang yang dikenal sebagai pemberi semangat, haruslah itu adalah seorang Kristen. Tuliskanlah surat ucapan terima kasih kepada rekan kerja Anda, manajer apartemen Anda , guru anak Anda atau dokter Anda. Seringkali ketika kita berinteraksi dengan orang-orang ini, kita menggunakan jasa mereka. Luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih!

9. Ketika Anda melihat seseorang membuat perubahan positif dalam kehidupan mereka, katakanlah kepada mereka. "Anda memiliki sikap yang luar biasa dalam...." "Sepertinya saya baru sadar, saya lihat kau sekarang ...." "Sepertinya Anda menjadi lebih ...?"

10. Berjalanlah setiap hari dalam kuasa Roh Kudus dan mintalah Dia untuk memberikan apa yang Anda butuhkan agar dapat memberi dorongan kepada orang lain. Sama seperti kita tidak mungkin menjalani kehidupan Kristen dengan kekuatan sendiri, kita juga tidak mungkin dapat dengan bebas tanpa keegoisan memberikan dorongan semangat tanpa bantuan dari Roh Kudus yang adalah Pemberi Semangat kita.

(Diadaptasi dari Thoughts about God: 19 Ways to Encourage Others oleh Stacy Wiebe)