Get Adobe Flash player



Apa itu Perisai Doa?

hpnApa itu Perisai Doa?


1.Perisai Doa Level 1 (P1)

Pendoa syafaat pribadi gembala / pemimpin. Adalah orang-orang terdekat / keluarga yang menerima kepercayaan penuh menerima segala yang menjadi pokok doa para gembala / pemimpin. P 1 memiliki komitmen penuh dan kesiagaan setiap waktu.

2.Perisai Doa Level 2 (P2)
Pendoa syafaat yang tergabung dalam Tim Doa di gereja lokal. Adalah orang-orang yang terpanggil sebagai pendoa syafaat dan memiliki komitmen yang penuh mendoakan para pemimpin setiap hari selama 1 jam. P 2 menerima permohonan doa dari gembala secara umum / pelayanan. Sebagai Tim Doa, P 2 menggerakkan dan memobilisasi kegiatan doa di gereja lokal.

3.Perisai Doa Level 3 (P3)
Setiap jemaat yang terbeban untuk mendoakan para pemimpin setiap hari dalam doa-doa mereka.   P 3 juga dimobilisasi untuk mengikuti kegiatan-kegiatan doa di gereja lokal. P 3 menerima permohonan doa dari para gembala / pemimpin yang bersifat umum / pelayanan.

Menara Doa adalah pusat penjagaan bagi suatu kota/ daerah/ negeri dari hal-hal yang tidak diinginkan yang datang akibat serangan musuh.
Kubu Doa adalah kumpulan minimal 3 orang/ lebih yang berkomitmen untuk berdoa bersama-sama di suatu tempat 1 minggu/ 1 kali.

Selain dari pada itu dibawah ini akan dijelaskan beberapa kualifikasi Pendoa Syafaat IFGF GISI :
1.Orang-orang yang terpanggil untuk memasuki pelayanan doa sebagai prioritas utama
2.Memahami sepenuhnya filosofi pelayanan IFGF GISI
3.Anggota ikatan perjanjian (Covenant) gereja lokal IFGF GISI
4.Mempunyai kehidupan doa yang kokoh sebagai prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari
5.Secara teratur membaca Firman Tuhan dana buku-buku rohani/ buku-buku tentang doa. Melatih kehidupan doa.
6.Berdoa dan berpuasa secara teratur, minimanl seminggu sekali (melatih kehidupan doa).
7.Mempunyai kemauan dan disiplin untuk mengikuti dan menyelesaikan pelatihan-pelatihan yang diberikan serta mengembangkannya dalam gereja lokal.
8.terlibat aktif dalam kehidupan berjemaat gereja lokal (menghadiri pertemuan-pertemuan doa di gereja lokal, mengikuti POP dan PUKAT)
9.Tunduk pada gembala.
10.Terdaftar/ mendaftarkan diri menjadi anggota HPN gereja lokal.